ABSTRAK
PENGARUH KOMPETENSI DAN SARANA PRASARANA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN TULANG BAWANG
Oleh
ADRIANSYAH
Hasil pengamatan penulis pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Tulang Bawang, ditemukan fakta bahwa kinerja pegawai masih belum optimal. Hal ini diindikasikan dengan adanya Sasaran Kegiatan yang tidak tercapai sesuai target. Permasalahan lemahnya kinerja pegawai ini diyakini sebagai dampak dari faktor kompetensi sumber daya manusia dan sarana prasarana yang belum ideal. Kompetensi sumber daya manusia perlu mendapat perhatian serius, terlihat dari masih ada pegawai memiliki latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan beban kerjanya. Sarana prasarana yang kurang kondusif, seperti keterbatasan peralatan komputer dan perangkat pendukungnya yang masih minim, hal ini dirasakan sebagai salah satu faktor yang menghambat kinerja pegawai.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai. Hipotesis pada penelitian ini adalah ada pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan sarana prasarana baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja pegawai.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 66 orang pegawai. Teknik pengumpulan data meliputi kegiatan observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan alat statistik SPSS versi 21.0 meliputi perhitungan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier sederhana dan berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 65,60%. Sarana prasarana berpengaruh positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 50,80%. Pengujian hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan sarana prasarana secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 72,1%, sedangkan sisanya sebesar 27,9% merupakan variasi variabel lain di luar penelitian ini.