IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENINGKATKAN KESEJEHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN WAY HALIM PERMAI KOTA BANDAR LAMPUNG


2024

DHEA RESTU ANNISA



ABSTRAK


IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENINGKATKAN KESEJEHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN WAY HALIM PERMAI KOTA BANDAR LAMPUNG


Oleh: Dhea Restu Annisa
NPM: 20632010012

Program Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki tujuan untuk memberdayakan dan membantu Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) agar perekonomiannya  dapat  meningkat  dan  terciptanya  kesejahteraan  masyarakat yang merata. Banyak yang menilai bahwa program pemerintah ini belum berjalan dengan  efektif,  hal  ini  ditemukan  penulis  ketika  melakukan  observasi  di Kelurahan Way Halim Permai dengan beberapa narasumber. Berdasarakan observasi   awal   terdapat   beberapa   masalah   dalam   pendistribusian   program keluarga harapan yaitu: 1) Peralihan bantuan uang berupa sembako sebanyak 2 kali,  2)  Kartu  keanggotaan  yang  disimpan  oleh  kader/pendamping,  3)  Ada beberapa keluarga dari RT tertentu yang mendapatkan bantuan program keluarga harapan padahal kondisi ekonominya tidak memenuhi kriteria menjadi penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung serta menganalisis apakah adanya Program Keluarga Harapan (PKH) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung. Fokus penelitian ini yaitu melihat implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dari penelitian ini dapat dilihat bahwa Implementasi kebijakan Program
Keluarga Harapan (PKH) sudah cukup baik namum belum sejalan dengan teori Edward III terlihat pada terdapat calon penerima yang telah memenuhi kriteria menjadi penerima tidak terpilih sehingga menimbulkan kecemburuan sosial antar warga,   kurangnya   koordinasi   antara   pendamping   dan   masyarakat,   adanya peralihan dana bantuan berupa uang menjadi sembako, dan pendamping yang tidak mematuhi SOP dengan menyimpan kartu keluarga sejahtera (kartu keanggotaan PKH). Kesejahteraan sosial masyarakat sudah meningkat karena adanya Program Keluarga Harapan (PKH). Peningkatan yang terjadi meliputi meningkatnya kondisi sosial ekonomi penerima manfaat, meningkatnya taraf pendidikan anak-anak penerima manfaat, meningkatnya kondisi kesehatan dan gizi pada ibu hamil, lansia, dan anak-anak, serta meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu.
Kata Kunci: 


©2024 Repository Saburai. All rights reserved