PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) “TUNAS SEJAHTERA” DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KELURAHAN SUMBERREJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG

ABSTRAK

 

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT)“TUNAS SEJAHTERA” DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KELURAHAN SUMBEREJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG

Oleh: ANGGI KENORA

Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, mampu menggali dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada didaerahnya, dan membantu masyarakat untuk terbebas dari keterbelakangan atau kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) “Tunas Sejahtera” dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Sumberrejo Sejahtera Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung dan mengetahui   peningkatan   kesejahteraan   keluarga   di   Kelurahan   Sumberrejo Sejahtera Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah mengacu pada analisis data di lapangan model Miles dan Huberman tentang interaktif model. Observasi dilakukan oleh peneliti dengan cara berkunjung ke tempat salah Ketua Ibu PKK yang salah satunya anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Sumberrejo Sejahtera Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung di RT 011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) Tunas Sejahtera di Kelurahan Sumberejo didasarkan pada beberapa aspek yaitu, umur, tingkat pendidikan, lama bekerja, serta pekerjaan tambahan yang dilakukan oleh wanita tani. Umur produktif dan tingkat pendidikan yang baik menghasilkan sumber daya manusia yang cukup sejahtera dibandingkan umur yang sudah tidak produktif. Kesejahteraan  masyarakat  wanita tani  KWT  Tunas  Sejahtera dikatakan  cukup untuk membantu keluarga terutama suami dengan penghasilan Rp1.200.000 – Rp
1.500.000 per bulan. Sebagian ibu-ibu petani sudah mampu mengembangkan nilai jual komoditas melalui pengolahan hasil pertanian. Sebagian masyarakat lainnya masih berada dalam garis kemiskinan yang disebabkan karena faktor umur dan pendidikan serta kurangnya keterampilan dalam mengolah hasil pertanian.

Kata kunci : Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Wanita


©2024 Repository Saburai. All rights reserved